Agen Imigrasi Sudah Tembak Mati 2 Warga AS di Minneapolis, tapi Trump Salahkan Demokrat

9 hours ago 30

loading...

Agen imigrasi federal sudah menembak mati dua warga AS di Minneapolis dalam waktu kurang dari tiga minggu. Namun, Presiden Donald Trump salahkan Partai Demokrat. Foto/The New York Times

WASHINGTON - Agen imigrasi federal sudah menembak mati dua warga Amerika Serikat (AS) di Minneapolis, Minnesota, dalam waktu kurang dari tiga minggu. Namun, Presiden Donald Trump terus menyalahkan para pejabat Partai Demokrat.

Alex Jeffrey Pretti (37), seorang perawat Amerika ditembak 10 kali hingga tewas oleh agen imigrasi federal di Minneapolis pada hari Sabtu pekan lalu. Sebelumnya, pada 7 Januari, seorang wanita bernama Renee Nicole Good (37) juga ditembak mati agen imigrasi di kota yang sama.

Pembunuhan terhadap Pretti telah memicu kemarahan di Minneapolis dan beberapa kota lain di AS.

Baca Juga: Momen Horor Agen Federal Tembak Alex Pretti 10 Kali hingga Tewas, Picu Kemarahan di Minneapolis

Setelah situasi relatif tenang pada hari Minggu, Presiden Trump dari Partai Republik mengunggah dua tulisan panjang di media sosial. Dia menyatakan bahwa Partai Demokrat telah mendorong orang-orang untuk menghalangi operasi penegakan hukum. Dia menyerukan kepada para pejabat di Minnesota untuk bekerja sama dengan petugas imigrasi dan "menyerahkan" orang-orang yang berada di AS secara ilegal.

"Tragisnya, dua warga negara Amerika telah kehilangan nyawa mereka sebagai akibat dari kekacauan yang ditimbulkan oleh Demokrat ini," tulis Trump di Truth Social.

Penolakan Trump untuk mundur dari janjinya untuk melaksanakan program deportasi terbesar dalam sejarah dan peningkatan jumlah petugas imigrasi ke kota-kota yang mayoritas Demokrat terjadi ketika semakin banyak Republikan mulai menyerukan penyelidikan yang lebih mendalam dan menyatakan ketidaknyamanan dengan beberapa taktik pemerintahan.

Trump juga mengatakan kepada The Wall Street Journal dalam sebuah wawancara pada hari Minggu bahwa pemerintahannya "sedang meninjau semuanya", tetapi dia menolak untuk mengatakan apakah agen federal yang menembak Pretti bertindak dengan tepat.

"Kami sedang melihatnya, kami sedang meninjau semuanya dan akan mengeluarkan keputusan," kata Trump.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |