loading...
AN/TPQ-53 merupakan salah satu radar terbaik buatan AS. Foto/X/@ronkainen7k15
WASHINGTON - Dalam peperangan modern, kemampuan untuk mendeteksi dan menetralisir artileri, roket, dan rudal musuh sangat penting. Radar Pencari Senjata (WLR) telah menjadi alat yang sangat diperlukan bagi militer di seluruh dunia, menyediakan deteksi, pelacakan, dan kemampuan tembakan balasan artileri secara real-time.
Melansir ELE Times, sistem canggih ini menggunakan teknologi radar mutakhir untuk menentukan asal tembakan musuh, memungkinkan pembalasan yang cepat dan tepat.
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Mayoritas Sudah Teruji di Medan Perang
1. AN/TPQ-53 (AS)
Dikembangkan oleh Lockheed Martin, AN/TPQ-53 adalah salah satu WLR (Wireless Laser Recognition) tercanggih dalam persenjataan Angkatan Darat AS. Ia menggunakan teknologi active electronically scanned array (AESA) untuk mendeteksi dan melacak roket, artileri, dan mortir (RAM) dengan akurasi luar biasa.
Sistem ini sangat mobile, sehingga ideal untuk penyebaran cepat di lingkungan pertempuran yang dinamis. Kemampuannya untuk melacak berbagai ancaman secara bersamaan telah menjadikannya landasan operasi militer AS.
2. ARTHUR (Swedia/Norwegia)
ARTHUR (Artillery Hunting Radar) adalah hasil kolaborasi antara Swedia dan Norwegia, yang dirancang oleh Saab. Radar jarak menengah ini unggul dalam mendeteksi dan menemukan artileri dan peluncur roket musuh.
ARTHUR dikenal karena keandalan dan kemampuan adaptasinya, dengan versi yang digunakan oleh beberapa negara NATO. Kemampuan pemrosesan sinyalnya yang canggih memungkinkannya beroperasi secara efektif di lingkungan yang ramai.
3. COBRA (Jerman/Prancis/Inggris)
COBRA (Counter Battery Radar) adalah sistem canggih yang dikembangkan oleh konsorsium raksasa pertahanan Eropa, termasuk Thales dan Airbus. Radar ini dirancang untuk mendeteksi dan menemukan posisi artileri musuh pada jarak jauh (hingga 100 km).


















































